Sabtu, 11 Mei 2013

[Cerita] Apakah Indonesia adalah Mental Penghujat?

Cerita has posted a new item, 'Apakah Indonesia adalah Mental Penghujat?'


Banyak kejadian yang menyita perhatian publik akhir-akhir ini. Dari mulai
wafatnya Ustadz Jefri Al Buchori yang di blow up sampai lebih dari satu minggu
di semua televisi nasional. Dikarenakan pencitraan beliau yang baik di muka
umum, sampai ketika wafatnya pun banyak sanjungan-sanjungan yang bertubi-tubi
untuk beliau.

Beralih ke berita yang menghebohkan lainnya, yakni terbongkarnya belang
Susnoduaji dalam kasus gratifikasi PT. Salmah Arwana Lestari yang menyebabkan
dicoretnya nama Susnoduaji pada Daftar Calon Sementara caleg. Segala macam
kecaman dari masyarakat menghujat atas tindakan KAPOLDA Jabar. Bahkan setelah
menyerahkan diri pun, opini masyarakat masih saja tidak bersahabat, terlebih
tentang harta kekayaannya yang sangat fantastis

Dari dunia politik, berita yang sedang menghangat adalah tentang Ahmad Fathonah,
yang menyeret mantan Presiden PKS dalam kasus suap impor daging, dimana kasus
tersebut juga membawa banyak nama-nama wanita muda nan cantik dalam pembahasan
kasusnya. Opini dan pertanyaan masyarakat tentang kasus ini sangat beragam, dari
mulai siapa sebenarnya Ahmad Fathonah tersebut? Kenapa namanya langsung melejit
dengan adanya kasus suap tersebut? kemudian tentang Darimana dia memperoleh
harta bendanya yang fantastis, terlebih istrinya sendiri pun tidak mengetahui
secara jelas asal-usul harta suaminya? sampai berita tentang Peran dari LHI yang
disangkutpautkan dengan kasus suap dari AF?. Dari berbagai pertanyaan itu
timbulah respon negatif masyarakat yang menimbulkan terseretnya beberapa nama
dalam sebuah kasus, padahal secara realitanya peran pembantu dalam peran utama
dalam sebuah kasus tersebut masih belum jelas kebenarannya, masanyakat hanya
tersulut oleh oknum-oknum yang mencoba mengobarkan api dalam bara.

Lalu, apakah sikap masyarakat tersebut bisa dikatakan sebagai wujud melek
berita? Padahal kebanyakan mereka hanya memberikan komentar dari sebuah sisi
saja tanpa berusaha mencari kebenarannya dari sumber terpercaya. Lalu, itulah
karakter masyarakat kita yang dikatakan cerdas?

Masyarakat yang gampang terprovokasi menjadi sasaran oknum, terutama di bagian
media massa. Sehingga kasus yang di blow up menjadi naik rattingnya. Dimana
naluri kemanusiaan kita? Kebenaran memang harus dikatakan, tapi tidak
dimaipulasi menjadi berita heboh yang layak dikonsumsi.

You may view the latest post at
http://cerita.biz/

Best regards,
Cerita
http://cerita.biz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar