Kamis, 16 Mei 2013

[Cerita] Bicara Ringan Tentang ‘Otak’ dan ‘Hati’

Cerita has posted a new item, 'Bicara Ringan Tentang 'Otak' dan 'Hati''




Sebagian orang mungkin ada yang masih berfikiran bahwa alat berfikir manusia itu
ada di seputar wilayah otak, sehingga ketika seseorang menyuruh orang lain untuk
berfikir atau mencoba menunjukkan sebuah kegiatan berfikir maka secara spontan
mungkin ia akan menunjuk ke bagian kepalanya,dan mungkin jarang ada orang yang
mencoba menunjukkan aktifitas kegiatan berfikir dengan menunjuk ke wilayah dada
tempat hati berada.
Keduanya : otak dan hati,memang seperti memiliki cara berfikir yang berbeda :
cara berfikir wilayah otak mungkin biasa dikenali orang sebagai berlogika,sedang
cara berfikir hati biasa dikenali sebagai :
perenungan-penghayatan-pendalaman.sebab itu hasil dari kegiatan berfikir otak
biasa disebut logika, sedang hasil dari kegiatan berfikir hati mungkin bisa di
sebut pengertian.(contoh : cinta itu logika atau pengertian ?)
Otak dan hati jelas dua wilayah yang berbeda,dan keduanya memiliki kapasitas -
kekuatan serta kedalaman yang berbeda,yang menjadi persamaannya adalah keduanya
merupakan alat berfikir dan sama sama berada dalam jiwa manusia
hati memiliki kapasitas dan kekuatan yang lebih besar-lebih luas dan lebih dalam
daripada otak, sebab itulah bila otak menjadi tempat menyimpan hal hal yang
bersifat teknis- bersifat permukaan-data fisik-data empirik, maka hati menjadi
tempat penyimpanan hal hal yang bersifat essensial - mendalam.
Dalam otak tersimpan memory data kebenaran yang bersifat empirik-bersifat
teknis,sedang dalam hati tertangkap dan tersimpan essensinya : kebenaran hakiki.
Anda mungkin sudah mengenal mekanisme kerja mesin pabrik,sebagaimana kita
ketahui di awal akan masuk bahan mentah yang se abreg banyaknya,dan setelah
melewati berbagai fase proses mekanisme fabrikasi maka kuantitasnya akan makin
sedikit sebaliknya secara kualitas akan semakin bertambah baik,sehingga dari se
abreg bahan mentah itu ujungnya mungkin hanya menghasilkan sedikit minyak wangi
misal,.
Nah tahukah anda bahwa proses berfikir serta proses jalannya semua ilmu
pengetahuan itu bisa berawal dari penangkapan dan pengolahan oleh otak dan
setelah melewati berbagai fase penyaringan kuantitatif maupun kualitatif maka
ujungnya akan masuk ke dalam hati dalam bentuk tetes demi tetes essensi.
Dan salah satu essensi yang paling penting masuk ke dalam hati itu bernama :
keyakinan. jadi keyakinan adalah hasil proses berfikir yang teramat panjang yang
tersimpan permanen di dalam hati.sehingga bayangkan seorang yang seumur hidupnya
menggunakan wilayah otak nya untuk berfikir sehingga sebagian rambut kepalanya
rontok dan se abreg gelar prestisius baik yang formal maupun non formal di raih
tetapi tidak se tetes pun tersimpan di hatinya keyakinan (yang bersifat hakiki)
karena yang ada dalam hatinya hanyalah sikap dan apatis dan keragu raguan yang
terus menerus.
Hal hal essensial lain yang tersimpan dalam hati sebagai hasil ekstraksi dari
proses berfikir serta perjalanan panjang kehidupan manusia adalah : cinta-kasih
sayang-tekad-cita cita dan hal hal lain yang hati anda bisa mendalaminya.
Sebagai keterangan : apakah cinta kasih-sayang bukan ekstraksi dari hasil
berfikir ? sebab mustahil manusia bisa menghayati apa itu cinta kasih sayang
bila sebelumnya pikirannya tidak bergumul dengan masalah-dengan jalan jalan yang
muaranya menuju ke arah pemahaman tentang (cinta kasih sayang itu).
Hal unik lain yang menarik untuk diketahui adalah bila kita bertanya kepada para
filosof-saintis tentang pusat berfikir maka mungkin mereka akan menunjuk ke
wilayah kepala, sedang bila kita menanyakannya kepada para agamawan maka
kemungkinan mereka akan menunjuk ke wilayah hati.
Hal itu diperkuat oleh keterangan hadits nabi Muhammad S.A.W yang menyatakan
bahwa hati adalah raja dalam jiwa sehingga semua organ tubuh termasuk otak
sebenarnya berada dibawah kendali dari hati terlepas dari apakah hatinya baik
atau hatinya buruk.
Agama mungkin lebih banyak mengutamakan wilayah hati sebab kebenaran yang harus
manusia dalami dan gumuli di dalamnya adalah bentuk kebenaran yang bersifat
hakiki-essensial, sehingga manusia memerlukan peralatan berfikir dengan
kapasitas lebih luas dan lebih mendalam daripada sekedar otak.artinya dalam
agama ujungnya manusia selalu di muarakan kepada hal hal yang bersifat
essensial-hakiki (akar).
Sedang filsafat-sains mungkin membuat manusia lebih banyak mengekploitasi
wilayah otak karena di sana manusia jelas memerlukan banyak berlogika-sebab di
sana manusia banyak bergumul dengan hal hal-masalah yang serba bersifat teknis
(percabangan dari akar).
Akan berbedakah sesuatu bila sesuatu itu dilihat oleh otak dan oleh hati
?..kalau berbeda maka pertanyaannya : mengapa bisa berbeda ?.
Sebagai contoh : apakah akan menjadi berbeda bila melihat-mengukur dan menilai
agama dengan otak dan dengan hati ?.
Lalu..ada apa lagi dibalik perbedaan unik itu ?.silahkan di dalamimungkin anda
bisa menemukan yang lebih baik
Artikel ini hanyalah pembicaraan ringan yang mungkin masihmentah dan karenanya
silahkan digali kembali secara lebih mendalam. apa yang tertulis hanyalah baru
melihat secara sepintas lalu.sehingga bila ada yang masih dianggap keliru
silahkan untuk diluruskan.



You may view the latest post at
http://cerita.biz/

Best regards,
Cerita
http://cerita.biz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar