Selasa, 07 Mei 2013

[Cerita] Kecepatan Cahaya Dan Teleportasi Dalam Sudut Panda

Cerita has posted a new item, 'Kecepatan Cahaya Dan Teleportasi Dalam Sudut
Panda'

Telah dijelaskan dalam Al Quran bahwa bangsa Malaikat dan Jin dapat bergerak
atau berpindah tempat dengan sangat cepat, bahkan banyak diantaranya yang mampu
berpindah tempat atau membawa sesuatu benda berat dengan hanya kedipan mata. Apa
yang dimilki oleh golongan Malaikat dan bangsa Jin, itu karena kecepatan mereka
di atas kecepatan cahaya. Benarkah kemampuan mereka diatas kecepatan cahaya?
Kecepatan cahaya Adalah kecepatan tercepat yang diyakini bisa dicapai oleh
sebuah benda di alam semesta ini. Kecepatan cahaya dalam sebuah vakum adalah
299.792.458 meter per detik (m/s) atau 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h)
atau 186.282.4 mil per detik (mil/s) atau 670.616.629,38 mil per jam (mil/h).
Kecepatan cahaya ditandai dengan huruf c, yang berasal dari bahasa Latin
celeritas yang berarti kecepatan, dan juga dikenal sebagai konstanta Einstein.
Kecepatan cahaya sampai saat ini masih diakui sebagai kecepatan yang paling
tercepat dari kemampuan bergerak suatu benda apapun.
Ketika seorang pilot pesawat tempur menambah percepatan pesawat secara tiba-tiba
dengan kecepatan yang tinggi maka mendadak pilot akan kehilangan kesadaran
(black out). Penjelasannya biasanya dikarenakan dalam keadaan tersebut jantung
pilot tidak cukup kuat untuk memompa darah ke kepala. Jika percepatan semakin
dinaikan secara tiba-tiba, maka akan terasa tekanan yang hebat di dada seakan
sang pilot terpaku kuat-kuat di kursinya. Tekanan itu juga akan berakibat tangan
susah di gerakan, mulut mengaga lebar, mata melotot, seolah mau meloncat keluar
dari kelopak dan darah mengalir dalam tubuh menolak naik ke otak.
Perlahan kesadaran akan habis dan mungkin dalam tempo beberapa menit sang pilot
akan mengalami kematian. Keadaan ini terjadi jika dilakukan penambahan
percepatan pesawat dengan kecepatan yang sangat tinggi dan dalam waktu singkat
atau tanpa dilakukan secara bertahap. Karena realitas itulah yang akan manusia
alami jika mengalami percepatan untuk mencapai kecepatan yang mendekati
kecepatan cahaya apalagi jika dilakukan tanpa adanya tahapan, karena pada
dasarnya keberadaan fisik kita ini, terletak pada medan gravitasi bumi dengan
nilai tertentu. Objek padat(manusia) akan mengalami pertambahan berat jika
menjelajah semakin cepat.
Sampai saat ini dipercaya bahwa objek bermassa yang dapat bergerak setara dengan
kecepatan cahaya. Lalu adakah manusia yang pernah merasakan gerakan dalam
kecepatan cahaya?
Keajaiban Isra dan Miraj
Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari
Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami
perlihatkan kepadanya sebagian dari tandatanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya
Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS Al Israa: 1)
Allah memberikan keistimewaan pada Nabi Muhammad dalam perjalanan Isra Miraj
berupa perjalanan yang sangat jauh tapi dapat ditempuh dengan waktu yang relatif
pendek. Dicapai dengan kecepatan yang sangat cepat, bahkan bisa jadi lebih cepat
berlipat-lipat dari kecepatan cahaya.
Dari ayat tersebut tampak jelas bahwa perjalanan luar biasa itu bukan kehendak
dari Rasulullah sendiri, tapi merupakan kehendak Allah. Untuk keperluan itu
Allah mengutus malaikat Jibril (makhluk berdimensi 9) beserta malaikat lainnya
sebagai pemandu perjalanan suci tersebut. Dipilihnya malaikat sebagai pengiring
perjalanan Rasulullah dimaksudkan untuk mempermudah perjalanan melintasi ruang
waktu.
Selain Jibril dan kawan-kawan, dihadirkan juga kendaraan khusus bernama Buraq,
makhluk berbadan cahaya dari alam malakut. Nama Buraq berasal dari kata barqun
yang berarti kilat. Perjalanan dari kota Makkah ke Palestina berkendaraan Buraq
tersebut ditempuh dengan kecepatan cahaya, sekitar 300.000 kilo meter per detik.
Nabi Muhammad adalah manusia pilihan Allah yang telah diperlihatkan keadaan
surga dan neraka pada peristiwa itu. Jika Nabi SAW mengalami peristiwa luar
biasa itu,
apakah kita manusia biasa memungkinkan untuk itu? Seandainya badan bermateri
padat seperti tubuh kita dipaksakan bergerak dengan kecepatan cahaya, bisa
diduga apa yang akan terjadi? Badan kita mungkin akan tercerai berai karena
ikatan antar molekul dan atom bisa terlepas.
Jawaban yang paling mungkin untuk pertanyaan itu adalah tubuh kita diubah
susunan materinya menjadi cahaya. Bagaimanakah hal itu mungkin terjadi? Teori
yang memungkinkan adalah teori Annihilasi. Teori ini mengatakan bahwa setiap
materi (zat) memiliki anti materinya. Dan jika materi direaksikan dengan anti
materinya, maka kedua partikel tersebut bisa lenyap berubah menjadi seberkas
cahaya atau sinar gamma.
Hal ini telah dibuktikan di laboratorium nuklir bahwa jika partikel proton
direaksikan dengan antiproton, atau elektron dengan positron (anti elektron),
maka kedua pasangan tersebut akan lenyap dan memunculkan dua buah sinar gamma,
dengan energi masing-masing 0,511 MeV (Mega Electron Volt) untuk pasangan
partikel elektron, dan 938 MeV untuk pasangan partikel proton.
Sebaliknya apabila ada dua buah berkas sinar gamma dengan energi sebesar
tersebut di atas dilewatkan melalui medan inti atom, maka tiba-tiba sinar
tersebut lenyap berubah menjadi 2 buah pasangan partikel tersebut di atas. Hal
ini menunjukkan bahwa materi bisa dirubah menjadi cahaya dengan cara tertentu
yang disebut annihilasi dan sebaliknya...http://


You may view the latest post at
http://cerita.biz/

Best regards,
Cerita
http://cerita.biz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar