Rabu, 24 April 2013

[Cerita] Mengusung Pendeta Jadi Caleg Itu Manuver atau Blunder?

Cerita has posted a new item, 'Mengusung Pendeta Jadi Caleg Itu Manuver atau
Blunder?'



Berita Kompas.com kemaren siang (22/4/2013) Pendeta Jadi Caleg PKS. Terkejut
pastinya ketika membaca berita itu hanya saja dari semalam ingin bersuara belum
sempat jadi sekarang ingin nimbrung bersuara. Memang benar itu hak-hak mereka
mau mengusung caleg dari kalangan manapun tetapi partai yang satu ini memang
yang paling aneh menurut saya. Paling tidak partai ini sering berubah-rubah
suara maupun pendiriannya dan kerap membuat sensasi
Partai ini selama ini dikenal dengan partai Dakwah. Kita tidak usah bicara di
akar rumput bagaimana para kader partai ini kecenderungnya paling berbeda dari
masyarakat islam lainnya di masyarakat. Ada kesan dari masyarakat islam diluar
pks yang menganggap kader pks orang-orang yang arogan dan merasa paham-paham
mereka paling benar. Apalagi bagaimana para kadernya terlihat begitu mencolok
dan benar-benar mengambil jarak dengan masyarakat non muslim.
Dan tentunya semua masyarakat Indonesia belum lupa pada Pilgub DKI kemaren
bagaimana kerasnya suara kader-kader PKS menentang Basuki Tjahya Purnama sebagai
Wakil Gubernur DKI. Waktu itu haram katanya bagi umat islam memilih warga non
muslim sebagai pemimpinnya. Suara suara mereka yang keras di berbagai media sama
sekali tidak mempedulikan bagaimana perasaan warga non muslim saat itu. Bahkan
mungkin sampai sekarang masih banyak kader-kader partai ini yang membenci Ahok
tanpa alasan yang masuk akal. Begitulah mereka beberapa bulan yang lalu.
Sekarang tiba-tiba mereka merangkul warga non muslim dan malah-malah menjadikan
Pendeta sebagai Caleg mereka. Kira-kira langkah ini akan membingungkan siapa?
Tentu saja membingungkan semua pihak. Pertama, membingungkan kader dan
simpatisannya. Itu pasti. Para kader dan simpatisannya bingung koq sekarang
boleh sih mengangkat pemimpin dari non muslim? Yang kedua warga non muslim.
Pasti yang ada dibenak mereka ada apa nih PKS kok tiba-tiba berubah 180
derajat? Sebagian lagi dari mereka berkata, pasti ada maunya tapi emang gue
pikiran? Lalu yang ketiga adalah Partai-partai Islam diluar PKS. Saya tidak tahu
kira-kira apa dibenak kader-kader partai islam selain pks. Kemungkinan besar
mereka senyam-senyum melihat manuver seperti ini. PKS ini partai Islam atau
partai Nasionalis? Dalam hati mereka PKS lagi nyari apa dengan langkah politik
itu. Dan yang keempat adalah masyarakat yang sudah lama tidak tertarik dengan
partai yang satu ini. Pasti ada 100 tanya di benak mereka. Tapi mungkin hanya
diwakili dengan satu kalimat, Koq Bisa Ya kemarin jadi Partai Islam tapi hari
ini jadi Partai Nasionalis?
Disisi lain saya tidak pernah dengar ada Pendeta yang berpolitik. Tugas pendeta
setahu saya adalah membina moral bagi umatnya. Ada pertanyaan lagi apakah Dewan
Gereja memang mengizinkan Pendeta-pendeta di daerah Sulawesi untuk menjadi
legislative? Sayang informasi berita tidak menyebutkan nama-nama pendetanya jadi
belum bisa dipastikan kebenaran berita ini. Apakah ini hanya sensasi saja
ataukah benar bahwa beberapa pendeta bersedia menjadi legislative. Ada pemikiran
bahwa ini hanya sensasi. Mungkin hanya satu orang, mungkin juga bukan Pendeta
sebenarnya hanyalah mereka yang aktif di Gereja dan lain-lainnya. Tapi mungkin
saja benar ada pendeta yang bersedia menjadi legislative dengan alasan akan
memperjuangkan aspirasi kaum minoritas di lembaga legislative.
Kalau memang benar ada pendeta yang jadi legislative dari partai Islam, mampukah
ini menjadi senjata untuk mendulang suara yang hanya sejumlah minim itu? (Warga
non muslim di Indonesia sekitar 10% dan kantong-kantong suara mereka sudah
disalurkan ke Partai-partai Nasionalis dan sebagian lagi ke PDS.) Maukah warga
non muslim yang selama ini sudah mengenal PKS seperti apa dan rela memberikan
suaranya karena pendetanya ada disana? Sulit membayangkannya.
Mungkin mereka para kadernya menyebutkan langkah tersebut sebagai Pluralisme.
Tapi yang pasti akan lebih banyak masyarakat yang akan menyebutnya sebagai
Pragmatis.
Demikian.
http://nasional.kompas.com/read/2013/04/22/14591738/Pendeta.Jadi.Caleg.PKS





You may view the latest post at
http://cerita.biz/

Best regards,
Cerita
http://cerita.biz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar