Minggu, 02 Juni 2013

[Lowongan CPNS] Masih Kekurangan 4.899 PNS

Lowongan CPNS has posted a new item, 'Masih Kekurangan 4.899 PNS'


Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Balikpapan ternyata kurang. Angkanya
cukup signifikan. Untuk memenuhi semua kebutuhan Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD) di Pemkot Balikpapan, daerah ini masih kekurangan 4.899 PNS. Tapi pemkot
hanya mampu menerima Calon PNS (CPNS) sebanyak 1.000 orang tiap tahunnya. Dengan
demikian, lima tahun ke depan kota ini baru memiliki personel abdi negara dengan
jumlah ideal.Kurangnya jumlah PNS dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah
(BKD) Balikpapan Tatang Sudirja. Jumlah idealnya, Balikpapan memiliki 11.046
PNS. Tahun ini pemkot masih punya 6.146 PNS. Makanya tenaga bantu (naban) pemkot
sebanyak 2.968 orang. Jumlah itu masih kurang 4.899 orang yang akan kami usulkan
dalam penerimaan CPNS lewat jalur umum, ungkapnya.Angka kekurangan PNS di Pemkot
Balikpapan jumlah meningkat dibanding tahun 2011. Jika dua tahun lalu pemkot
kekurangan PNS sebanyak 3.384, tahun ini sebanyak 4.899 orang. Itu karena setiap
tahunnya ada PNS yang pensiun 150 hingga 200 orang.
Tahun ini dari kekurangan formasi sebanyak 4.000 orang lebih juga kami usulkan
semua kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,
supaya mereka yang memilah mana yang lebih prioritas. Harapannya paling tidak
dari jumlah tersebut, ada 1.000 orang yang diterima, sambungnya.
Sementara yang menjadi permasalahan adalah banyaknya naban di Balikpapan yang
belum tentu diterima dalam seleksi CPNS. Yang tidak diterima itu mau
dikemanakan, kan itu pegawai kita. Makanya dengan opsi yang disampaikan oleh
Ketua DPRD Andi Burhanuddin Solong, kita sangat setuju. Hanya saja belum ada
regulasi yang mengaturnya, terang dia.Seperti yang diwartakan, Ketua DPRD
Balikpapan Andi Burhanuddin Solong mengusulkan gaji pengangkatan CPNS dibiayai
oleh APBD Kota. Itu di luar CPNS yang sudah diangkat menggunakan APBN.
Memang selama ini kendala yang kami hadapi tentang pembayaran gaji, tapi kalau
pemkot sanggup kenapa tidak diangkat saja honorer ini dengan gaji yang berasal
dari pemkot, bukan dari dana alokasi umum seperti sekarang, terangnya.
Asumsinya, jika saja pemkot mampu melobi kuota penerimaan CPNS sebanyak 1.000
orang tahun ini, kemudian dibayar dengan gaji APBD sebesar Rp 3 juta per orang,
maka dalam sebulannya Balikpapan perlu mengalokasikan dana Rp 3 miliar. Dalam
setahun, dikalkulasikan sebanyak Rp 36 miliar untuk pembayaran gaji. Belum lagi
ditambah dengan tunjangan lain-lain, setidaknya butuh dana sebesar Rp 50 miliar
setahun.
Hal ini dianggap realistis jika dilakukan secara bertahap. Dengan asumsi
pertahunnya Balikpapan mampu menyelesaikan pengangkatan CPNS sebanyak 1.000
orang.
Sekarang PAD (Pendapatan Asli Daerah) Balikpapan sebesar Rp 329 miliar, dan
tahun-tahun berikutnya bisa saja digenjot untuk ditingkatkan lagi. Jadi kalau
dihitung untuk gaji PNS, saya kira bisa saja, yang penting polanya bertahap,
kalau sekaligus memang berat, tandasnya.


You may view the latest post at
http://lowongancpns.info/

You received this e-mail because you asked to be notified when new updates are
posted.
Best regards,
Lowongan CPNS
http://lowongancpns.info

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar